Saturday, December 22, 2012

Dear Andri,

Terlalu banyak waktu yang Aku lewatin buat ini semua Ndri. Aku terlalu mencintaimu. Entah lah itu salah siapa. Aku tak mau menyalahkan.
Terkadang jika tak bertemu denganmu untuk waktu yang cukup lama Akan membuatku terus memikirkan mu. Kadang aku membentak pikiranku sendiri. Aku ingin sebentar saja tak memikirkan mu. Namun aku tak bisa. Terlalu sulit dilakukan.
Kali ini aku tak bisa mengelak lagi. Aku terlalu merindukanmu. Kenapa kau tak muncul saat aku menunggumu di timeline twitter ku? Kenapa kau harus menghilang disaat aku benar benar merindukanmu. Aku takut jika nanti aku terlalu lama menyimpan rasa ini,suatu ketika aku tidak Alan kuat lagi menahannya.
Aku tak mau, 4,5,10, atau bahkan 20 tahun lagi kau masih saja mengisi pikiranku. Aku ingin mengatakan? Namun bagaimana? Bisa kah kau saja yang menyadarinya? Bawa Ada aku yang selalu mencintaimu dalam diam disini. Selalu menunggumu disini. Selalu menulis tentangmu. Aku mungkin memang terlalu mencintaimu Ndri.
Aku tak ingin Ada kata perpisahan untuk Kita sebelum kematian. Dan aku tak mau menyimpan rasa ini hingga kematian menjemput salah satu Dari Kita. Itu terlalu sadis Ndri.
Susah memang mencintaimu. Aku sadari itu, Namun mengapa aku terus mencintaimu? Dan mengapa aku rela bertahan untukmu selama 3 tahun? Kenapa aku harus berhenti di hatimu selama ini? Terlalu banyak pertanyaan tak terjawab untukku.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template