Friday, June 7, 2013

Thanks God

Ada masanya dimana roda keberuntungan berputar 180 derajat. Yang tadinya baik baik saja, normal. Lalu dalam sekejap mata semua berubah. Hidupmu hancur berantakan dan semua yang kau rancang gagal. Ingin rasanya menangisi,menyalahkan siapapun yang bisa di salahkan. Namun kita sebenarnya hanya kecewa pada diri sendiri. Kecewa pada diri yang gagal dan tak bisa menjadi yang terbaik. Lalu kita perlahan lahan memutar roda itu kembali. Tidak dengan mudah kita bisa mencapai tahap menyenangkan. Seringkali kita terjatuh dan terperosok kembali. Namun pasti ada saja yang membuat kita bangkit kembali. Entah motivasi, kekuatan dari dalam diri,atau tangan tangan yang siap membantu dengan sigap saat dirimu terperosok. Ada tangan tangan yang ikut membesarkan hatimu untuk terus berjalan melewati rintangan hidup yang seperti api membara tak kunjung padam. Tangan tangan berharga itulah yang tak akan pernah kau lupakan. Ia bersejarah dalam hati dan hidup kita. Gapailah tangannya dan genggam tangannya dengan kuat. Jangan pernah lepaskan orang yang telah membantumu keluar dari lubang. Mungkin banyak orang baik di luar sana, namun saat kita berada di dalam lubang dan terperosok, kita akan tau siapa orang yang peduli akan kita. Siapa orang yang masih memikirkan kita di saat waktu waktunya sendiri tak banyak. Terima kasih Tuhan, telah mendatangkan manusia manusia seperti itu di hidup ku. Aku tak tau apalah artinya aku tanpa mereka. Percayalah, akan ada yang membantu kita keluar dari sebuah lubang hitam jika kita percaya. Setidaknya Tuhan masih memberikan kita sedikit manis di dalam kopi yang pahit. 

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template