Wednesday, November 27, 2013
Close #15
Buat apa mencari kesedihan jika ada bahagia di sisimu? Buat apa mencari tangis jika terluka saja sudah cukup menyakitkan. Buat apa terus berjalan jika kau sudah menemukan tempat mu pulang? Ini hidup. Kau tak bisa berhenti untuk memperhatikan seiap detiknya. Ini realitas yang membuat kita kadang tak merasakan khayal. Kau butuh penyeimbang dihidupmu. Seperti pasangan hidup, semua butuh penyeimbang. Semua memiliki pasangan sekalipun ia terlahir sendiri. Bahagia tak akan terasa jika tak ada sedih di hidupmu. Dan tangis tak mungkin tejadi tanpa luka. Karena luka menorehkan titik tangis di setiap tempatnya. Kau harus tetap berjalan sekalipun kau telah menemukan tempat kembali. Karena kau tak akan bisa kembali jika kau tak berjalan terlebih dahulu. Hidup menemukan porosnya. Tapi kenapa hingga saat ini aku belum menemukan poros hidupku? Dahulu hidupku jelas tertulis dan terancang. Namun kau kacaukan segalanya. Apakah aku yang terlalu bodoh? membiarkanmu masuk dan meniti setiap jengkal hidupku. Apa kau yang tak pernah sadar telah membutku melewati batas batas pada diri kita masing masing. Kau membuat hidupku berpasangan pada tangis, luka, amarah, kebencian, namun dirimu hanya terpaku melihatku merana disini. Sekejam itu kah orang yang telah mencuri hatiku? Aku harap ada penawar akan semua tangis, luka, juga kesedihan. Agar hidup bisa kembali pada porosnya yang indah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment