Sunday, August 17, 2014

Laki laki bernomor punggung 5

Ku kira mungkin aku hanya penasaran. Pada lelaki berkaos merah dengan nomor punggung 5. Melihatnya memainkan bola basket mengelilingi lapangan. Melihatnya berlari bersimbah peluh. Menjadi pemimpin kelas yang bijaksana namun terkadang bisa sangat terlihat bodoh. Ia lucu. Maaf, aku telah jatuh hati padamu. Aku tidak berharap kau akan menangkap hatiku, karena ini terlalu buru buru ku rasa. Aku sudah bahagia hanya dengan melihatmu, mendengarmu tertawa, cara jalanmu memasuki pintu kelas dengan muka ngantukmu. Aku terpesona pada caramu berbaur dengan sekelilingmu. Aku jatuh hati pada caramu menatapku, hingga membuatku lupa berkata kata. 
Yang aku tahu, kamu lelaki bernomor punggung 5. Walau peluh bersimbah di badan mu, kau tetap mempesona di mataku. Hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk meng-invite pin blackberry mu. Dan kamu tak tau betapa senangnya aku saat itu. 
Namun dengan berlalu nya waktu, aku sadar. Kita berbeda. Kau dengan keyakinanmu, aku dengan keyakinanku. Seharusnya aku tak boleh jatuh hati kepadamu. Seharusnya memang kita hanya berteman saja. Namun hati yang memilih bukan? Bukan aku. 
Mendengar mu menyanyikan lagu Coldplay membuatku tersenyum sendiri. Kau selalu punya caramu sendiri untuk membuatku jatuh hati. Mungkin saat ini cukup hanya dengan melihatmu saja Nomor punggung 5. Saat ini cukup untukku.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template