Saturday, May 2, 2015

Hujan tak pernah sendiri

Rintik air bermain main di depanku
Menetes satu demi satu terjatuh
Menghantam tanah hingga hancur
Melarut dan menyatu

Derai air bertabrakan
Satu demi satu berlarian
Berlomba lomba menjatuhkan diri
Pada bumi yang selalu menerima

Bunyi bunyi derai air yang bertabrakan
Suara suara rintik hujan yang bermelodi
Bagai pesan dari sang langit untuk bumi
Hujan melukiskan ceritanya

Hujan tak pernah sendiri. 
Ia datang bersama sama
Walau dengan muram yang menemani
Pelangi selalu mengikuti sang hujan

Kesendirian bagai hujan
Awalnya ramai, lalu sunyi
Awalnya beradu, lalu terjatuh
Pada akhirnya sang hujan pasti melarut

Melarut, bersatu dan kembali ke bumi
Pada akhirnya hujan hanya sendirian
Mereka bernyanyi, mengisi suara indah
Namun bukan untuk mereka suara itu



0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template