Tak terdengar lagi
Ketika teriak hingga serak
Sudah tenggelam dalam gemuruh
Rindu pun menjelma
Menjelma hingga hilang di tepian rasa
Aku pikir cukup sudah
Cukup sudah menahan kerinduan
Rindu dalam bisik, rindu dalam teriakan
Usai sudah ku kira rindu ini terlepaskan
Namun ia masih disana,
Lagi lagi merindu. Terpejam hingga sakit
Rindu ini menusuk hingga membuka luka
Luka tak kunjung sembuh dalam tikaman
Tikaman rindu yang bertubi tubi
Tuhan, aku rindu dia
Iya dia.
Dia yang memberi tawa di setiap sudut
Dia yang membawa kenangan di tiap waktu
Dia yang membuatku merindu lagi
Dia yang telah lama pergi namun tetap ku cinta
Dia yang telah lama kusimpan dalam hati
Telah lama kusampaikan rindu ini
Dalam rinai hujan
Dalam kemerlap bintang
Dalam pendar bulan
Dalam alunan maupun dentuman
Dalam tiap sudut di relung hati
Aku merindukannya disini, disini menemaniku
Aku merindukannya tuhan

0 comments:
Post a Comment