Aku mau bercerita, soal pagi hari yang pernah meninggalkanku
pada kesunyian dalam kelabu yang bergelung
soal mentari pagi yang sinarnya tak lagi sama
semenjak ia semakin menjauh dan tenggelam di ufuk barat
Lalu aku percaya, kita sudah besar
sudah bukan waktunya menunggu terus menerus pada satu hal yang tak pasti
bukan jatahnya waktu ku untuk di sia-siakan begitu saja
banyak hal yang harus segera diputuskan, banyak hal yang harus tetap berjalan
dengan, atau tanpa mu
Butuh keberanian dari dalam diri ini untuk melepasmu
mencoba melupakan apa yang sempat dirasakan sedalam itu
Berpegang pada percaya, aku yakin akan ada hal-hal pasti lainnya
Karena cinta bukan hanya tentang satu orang, namun dua orang yang saling berjuang
menjaga, dan belajar akan satu sama lain
Pada percaya, ku taruhkan harapan-harapan kecil yang hampir semua sama
"Tuhan hadirkan sosok yang mau bertahan dan berjuang bersamaku"
Tuhan tak pernah berhenti mendengar bukan?
walau harus menanti lama, tuhan selalu tau apa yang paling ditunggu dan diharapkan hambanya
Dalam rentangan waktu, dalam keputusasaan yang rasanya hampir mencapai puncaknya
ada sosok lain yang mampu memberi tawa pada kelabu
ada sosoknya yang menjadi kebahagiaanku
Entah tuhan sedang memikirkan apa, saat tuhan mengahdirkannya pada hidupku
Namun aku percaya dengan apa yang tuhan berikan
Aku tak akan mempertanyakan apa apa
cukup menjalani apa yang diberikan tuhan,
Kebahagiaan dalam sosoknya
Tuesday, July 11, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment