Monday, August 14, 2017

Aku takut

Tuhan, aku mau bercerita
Sejujurnya aku takut. Akan hadirnya yang sekiranya mungkin hanya sementara. Padahal aku berharap selamanya.
Sejujurnya aku takut, bahwa ia akan meninggalkanku. Karena aku sangat-sangat menyayanginya.

Mengenalnya membuatku sadar, betapa aku sangat-sangat menginginkannya di dalam hidupku.
Kita sudah sama-sama dewasa bukan?
Bukan waktunya kita hanya bermain dengan rasa dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya kita jalani saat ini. Bukan lagi waktunya memilih dan memilah, lalu hanya meninggalkan.
Aku serius denganmu. Aku harap kau pun sebaliknya.

Dan kadang aku terlalu takut dengan kita yang seperti ini. Apa yang kurasakan saat ini sudah terlalu sempurna untuk di jelaskan. Kau, sudah lebih dari cukup untukku. Kau adalah segala doa yang pernah aku ucapkan kepada tuhan di masa lalu. Dan aku  tidak akan pernah sekalipun berhenti berterimakasih kepada tuhan yang telah menemukan kamu dalam hidupku.
Kebahagiaan yang kau bawa buatku sangatlah besar.
Hingga aku takut, bahwa suatu hari akan ada yang berbeda dengan ini semua.
Maka untuk yang terakhir kalinya, aku berharap pada tuhan untuk tetap seperti ini saja. Cukup kau dan aku, melewati segalanya. Cukup kau dan aku bersama-sama saling percaya dan saling menggenggam, saling merangkul, dan saling memahami. Cukup begini saja tuhan, aku sudah bahagia.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template