Wednesday, September 24, 2025

Dukanya tidak pernah selesai

 Menjelang Oktober 2025, duka itu kembali menyelinap

Menyapa perlahan-lahan seakan 11 bulan terakhir aku berhasil melewatinya 

Duka itu kembali untuk meminta pengakuan

Kembali menngingatkanku akan hari paling buruk yang pernah terjadi 


Duka itu datang, saat aku kira aku tidak akan mendengarnya 

Dukanya tidak pernah selesai, hari itu hanya pemula 

Dukanya akan selalu ada, menyelinap membuatku terjaga 

Bahwa aku akan selalu ingat, hari berduka itu 


Apa kabar kamu di atas sana? 

Semoga surga memelukmu dengan hangat ya

Rasanya berat, melihat betapa banyak yang berubah sejak kepergianmu 

Banyak dingin dan tangis yang tertinggal, tidak ada lagi tawa menggelegar yang kau buat 


Kadang, aku merasa semua orang lupa 

Aku juga berduka, masih berduka setelah kau pergi 

Dengan segala amarahku waktu itu, bukan berarti aku tidak berduka 

Aku juga masih berduka hingga hari ini 


Rasanya tidak adil, hanya mereka yang boleh berduka 

Seakan-akan salah jika aku berduka dengan caraku 

Seakan-akan aku bukan orang yang pernah ada di hidupmu juga 

Padahal, dukanya tidak pernah selesai 


Hingga nanti, saat semuanya terasa baik-baik saja 

Aku akan kembali, berdamai dengan duka ini 

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template