Tuesday, November 17, 2015

Dear Novan,

Percaya atau tidak, sempat jatuh cinta denganmu itu adalah hal terbaik yang terjadi di tengah tengah rumitnya hidup ku. di tengah lelahnya aku dengan kehidupanku sendiri, kamu muncul.
Aku mengenalmu sejak lama, namun sebagai senior-junior. yang lucu, aku baru merasakan perasaan ini setelah sekian lama kenal denganmu.
ternyata dunia sempit ya? kita memiliki lingkaran pertemanan dan lingkungan yang sangat dekat. aku tak tau sejak kapan aku mulai melihatmu sebagai seseorang yang lebih berarti untukku, namun mulai saat itu, aku tau aku senang melihat senyum setengah mu, aku senang melihat cara jalanmu, aku suka tingkah awkward mu, aku suka melihat saat kamu bersikap dewasa. melihatmu seperti membawa kebahagiaan tersendiri untukku.
Dulu aku pernah gagal, menjalin hubungan dengan orang yang beda usia denganku, jadi aku sempat pesimis aku bisa melewati ini. Namun entah mengapa aku teap berani untuk jatuh cinta denganmu.
oh  tidak, sepertinya belum bisa dikatakan jatuh cinta, hanya menyukaimu. aku itu apa? hanya sesosok senior yang mengagumi lebih.

ingat kah pada hari itu? hari rabu, 28 Oktober 2015.
hari itu aku menonton kamu bermain futsal (p.s Sampe bela belain bolos les). Lalu kamu mengantarkan aku pulang dari halim sampai cibubur. bahagianya, rumah kita searah. ternyata selama ini rumah kita berdekatan. Lalu kita mulai berbagi cerita sepanjang perjalanan. terhanyut dalam pembicaraan yang di selingi tawa. terhanyut dalam potongan kisah yang kita bagi bersama. Malam itu terasa sangat berarti buatku. Terimakasih telah mengizinkan aku untuk sempat mengenalmu. terimakasih atas berbagai cerita yang telah kamu bagi denganku, terimakasih atas potongan kisah kisah hidup kita yang telah terucap.

kini, hampir 3 minggu setelah malam itu. aku masih mengingat tiap tawa yang ada, aku masih ingat tegangnya kaki ku saat menaiki motor denganmu. aku masih ingat rasa angin yang menabrak wajahku saat kau membawa motor dengan kecepatan tinggi. aku masih ingat tiap cerita di persimpangan jalan yang kita lewati. i remember it all too well, Van.

kini, akan kusimpan memori ini. untuk bahagia ku dalam tulisan ini. setidaknya terimakasih untuk sepotong cerita dan kisah di satu malam yang sangat berarti untukku. mecintaimu sejenak memberiku warna baru dan kenangan baru.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template