Ada masanya aku lelah dengan segala cacian dan bentakanmu.
Pada akhirnya bukan aku yang tak menjadi penurut seperti yang kau harapkan.
Tapi memang kita yang sudah tidak saling mendukung
Memang kita yang sudah tidak bisa bersatu pada satu atap yang sama
Cukup 17 tahun hidupku saja. Aku sudah lelah dengan semua kebencian ini.
Pada akhirnya lelah yang bertumpuk ini menjadi muak.
Muak pada tiap amarahmu. Entah yang memang berhak aku terima, atau tidak.
Muak pada tiap cacianmu. Yang terkadang tak kau pikirkan sebelum kau ucapkan.
Muak pada kebencian ku yang makin hari makin menjadi kemarahan yang terpendam.
Muak pada tangisan tak terlihatku tiap kali kau tak mengerti mauku dan inginku
Muak pada diriku yang harus selalu mengerti betapa egoisnya kalian
Muak pada keinginan ingin pergi yang selalu terpendam tiap detiknya.
Muak pada keinginan untuk menjauhkan kalian dari hidupku
Muak dengan keinginan keinginan semata soal kemandirianku dalam menghadapi hidup
Muak pada kalian
Aku muak
Aku marah
Aku tak kuasa lagi untuk bertahan
Cukup sudah semua amarahmu.
Aku tak serendah itu
Aku tak semudah itu
Aku tak sebaik itu
Aku tak sesabar itu
Aku tak sekuat itu
Pada akhirnya batas kesabaranku menuntut hak nya
Pada akhirnya batas kuatku menuntut inginnya
Aku yang akan pergi meninggalkan kalian.
Dengan, atau tanpa restu.
Dengan, atau tanpa kalian
Aku akan berdiri di atas kaki ku sendiri
Aku akan berdiri di atas sakitku sendiri
Bukan berdiri diatas limpahan bahagia semu yang kalian beri
Bukan berdiri diatas redaman amarah yang selalu kau limpahkan
0 comments:
Post a Comment