Beberapa hari belakangan ini senja sedang indah-indahnya di kota ini. Kota yang katanya romantis dan menyimpan banyak kisah di setiap sudutnya.
Pada satu senja di bulan februari
dengan terpaan angin sepoi sepoi yang menyapa kulit
Nikmat tuhan memang tiada dua
mengalir tanpa henti
Sore ini indah
akan lebih indah jika menikmatinya bersama mu
lalu memikirkanmu pada sebuah sore yang indah membuatku termenung
sudah berapa banyak waktu yang membuatku bertanya
Bertanya pada hadirnya sosokmu
mempertanyakan yang telah terjadi selama ini
mempertanyakan hal-hal yang aku sendiri tak berani menyuarakannya
melaju diatas motorku, hingga termenung di bundaran pascasarjana
pada satu senja di pertengahan februari
aku memikirkan sejauh apa aku telah melangkah
sejauh apa aku telah berkelana
dan seberani apa aku meluapkan rasa cintaku
Hingga habis perjalanan sore ini
ditemani sang senja yang kembali ke peradaban
aku masih dirundung tanya
Pada siapa aku harus menanti jawab dan harap
Pada satu senja di Yogyakarta
yang menyimpan tanya
yang memberi ragu
Kepada jalan yang telah aku pilih
Suatu senja di Yogyakarta
ku suarakan inginku
kepada angin yang mengecup mesra pipiku
kepada jalan yang mengantarku pulang
semoga ia mendengar
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment