Hi,
untuk kamu yang mungkin sebentar lagi akan mengikat janji
janji sehidup semati, di hari sakralmu
Tahun ini, menjadi tahun yang kamu tunggu-tunggu dari banyaknya hari
Selamat,
perjuanganmu kini bertemu pada sang bahagianya
Aku mendoakan yang terbaik untukmu, pastinya
Aku mencoba ikhlas akan keadaan
Mengenalmu membuatku bersyukur
bertemu kamu diantara milyaran manusia lainnya di bumi
Aku bersyukur, tuhan sempat menghadirkan kamu di hidupku
walau memang bukan menjadi akhir teman hidupku
Tak apa, aku tak menyesali apapun
tuhan mungkin ingin menceritakan padaku,
bahwa di dunia ini masih ada sosok sepertimu
Mengerti jiwa dan raga nya dalam mimpi, mengerti bahwa hidup ini soal mimpi yang banyak
Denganmu, aku tidak takut untuk bermimpi
denganmu pula, mimpi ku masih terlihat terlampau kecil
Karena kamu bagaikan semesta ini
kau peluk seluruhnya untuk kau jaga
Mimpi ku terasa nyata saat bersamamu
banyak cita-cita yang menuntut tanya dan kepastian
Karena ada kamu, aku tau kemana aku harus memantapkan hati
Terimakasihku tak akan pernah lekang untukmu
Maka biarkan aku mencintamu seperti ini adanya
Bahagia bersamamu, menikmati larutnya malam bersama, berbagi canda tawa
walau sadar, pada akhirnya kau bukan milikku
Walau sadar, pada akhirnya kau bukan untukku
Aku mencoba ikhlas tuhan,
akan semua kehilanganku dalam kurun beberapa bulan belakangan
mungkin kau sedang mengujiku
atau sedang menunjukkan padaku, sesuatu yang belum aku sadari adanya
Jika memang cintaku untuku hanya sampai disini,
cukuplah dia begini
mencintai dirimu, mendukung mimpi-mimpimu,
bersamamu saja sudah cukup
Aku sadar, kau dan aku tak akan bisa menjadi selamanya
terlalu berat
terlampau jauh
maka biarkanlah sementara ini menjadi selamanya yang dapat aku kenang
karena mencintaimu
seperti ini adanya
tanpa batas, tiba tiba
Seperti ini adanya aku mencintamu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment