Aku ingat, saat sapa menjadi awal kita berbicara pada satu
sama lain
Kau dengan baju abu, aku dengan baju batikku
Kau terlihat dingin, karismatik.
Namun apa daya, pesonamu terlalu kuat untukku
Bahkan dalam gelapnya stadium,
aura dan tatapmu masih mampu menarikku
Hingga aku terpesona, terjerat sedalam dalamnya
Kini bahkan bayangmu sekilaspun aku sadar akan hadirmu
Kepada kamu, yang akan beranjak 30 tahun
30 di tanggal 30 pada bulan ketiga tahun ini
aku tak tau, takdir apa yang akan membawa kita nanti
harapku, aku tetap dapat jatuh hati padamu
Aku sadar, terlalu jauh harapku
untuk kau merasakan hal yang sama padaku
namun tuhan tak pernah tidur bukan?
Maka biarkan aku terus berdoa untuk satu hal ini
Jakarta, 21 Januari 2019
0 comments:
Post a Comment