Cibubur, 22 Juli 2019
Kamu,
adalah kekosongan yang aku harap tidak akan pernah ada
Pun kamu adalah keramaian
keramaian yang aku harap akan selalu hadir menemani
Terhitung sejak akhir februari
Atau awal maret
Hingga hilangnya diantara april dan mei
Aku sudah lupa merekam jejakmu lagi
Kini dua bulan berlalu sudah,
Ramai akan dirimu
Namun ramaimu pun ternyata bukan ramai yang aku doakan
Kosongmu bukan pula kosong yang aku dambakan
Teruntuk kamu,
yang membawa ramai tawa dan bahagia
Berbahagialah bersamaku
Tanpa iming-iming atau bualan
Teruntuk kamu,
yang mengisi kosong pada ruang dan waktuku
Jangan lagi kau tinggalkan kosong ini
Hingga ia bergema nyaring, sangat nyaring
Sakit sudah terlalu nyaring,
terlalu sering bertemu hingga bosan aku rasanya
Jadi kumohon, sekali saja
Bertahanlah sebentar dengan takaran ramai dan kosongmu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment