Monday, August 27, 2012

Dear Andriana,

Terkadang aku berfikir. Cinta tak pernah Adil. Kau pun begitu. Kau Ajari aku mencintai, cinta, menyayangi. Tapi kau tak pernah Ajari aku, cara melupakan cinta, cara untuk bangkit. Ini tak adil.
Kenapa aku sangat susah untuk mendapatkanmu. Kau bagaikan langit yang sulit dijangkau. Taukah kau? Terkadang cinta mempermainkan ku. Aku bisa mencintaimu. Namur sulit untuk berpaling.
Aku tau mungkin tulisan ini tidak jelas. Terserah.
Aku kadang merasa konyol dengan diriku sendiri. Kenapa aku bisa mencintaimu begitu dalam? Kau egois, kau tak tau aku. Kau Hanya tau aku sebatas Nama. Kau tak tau aku seperti aku tau kamu. Kau bahkan mungkin tak pernah menyapaku duluan. Jadi, apa yang membuatku mencintaimu? Pesona mu? Entahlah.
Aku ingat. Awalnya, semua rasa ini adalah kekaguman Semata yang membuatku ingin mengetahui semua tentangmu. Dan mungkin aku jatuh pada pesonamu. Tapi sepertinya matamu tidak bisa berbohong aku tau itu.
Matamu Sadar aku memperhatikanmu. Matamu tau aku diam diam mencuri curi pandang padamu. Aku juga yakin kau Sadar aku menyukaimu,mencintaimu. SUSAH untuk mengatakan cinta sejujurnya. Aku Kira rasa ini Hanya rasa suka biasa. Namun aku salah. Aku telah menyukaimu terlalu dalam. Kau mampu mengalihkanku Sejenak dari duniaku. Yap, kamu membuatku jatuh cinta.
Dalam cinta yang kadang aku sendiri tau mengerti. Ada apa dengan cinta ini? Aku selalu berani bilang "aku mencintaimu" Namun, sepertinya aku tak pernah bilang kata kata itu. Entahlah. Mungkin aku terlalu takut. Saat ini, melihatmu saja sudah Lebih baik. Dan menyimpan rasa itu. Aku tau ini menyakitkan. Ini memukulku dengan seiringnya waktu. Karena aku tau, setiap pertemuan pasti Ada perpisahan.aku pasti berpisah denganmu. Pasti Aku akan merindukanmu. Aku tak tau apa yang akan ku lakukan selamjutnya. Apakah aku tetap menyimpan rasa ini, atau menyatakan.
Hei ndri, kamu mungkin nggak pernah sadar. Tapi inilah rasaku.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template