Friday, August 31, 2012

My heart

Menyedihkan. Satu kata yang sangat tepat untuk mendeskripsikan perasaan ku pada mu. Aku mencintaimu secara diam 3 tahun belakangan ini. Aku melihatmu secara sembunyi sembunyi. Aku tak pernah berani menunjukkannya. Aku tak tau sebenarnya kau tau atau tidak tentang perasaanku.
Kita bagaikan tanah Dan langit. Sangat jauh. Aku mencintaimu, tapi tidak denganmu. Kita tak pernah terlibat dengan pembicaraan yang serius. Kita tak pernah peduli satu sama lain. Ralat, kau. Hanya kau. Aku peduli padamu. Sangat. Tapi kau tak pernah tau. Cinta tak pernah aku mengerti. Aku di masukkan kedalam cerita cinta itu, Namun aku yang harus berusaha keras untuk keluar.

Aku tak tau bagaimana perasaanku padamu nantinya. Aku berharap yang terbaik untuk hatiku. Hatiku sudah berwarna ungu karena mencintaimu. Bukan sekedar biru. Aku Hanya berharap hatiku tidak menghitam. Ungu. Luka, perih, diam.
Aku diam selama 3 tahun ini. Aku memendam rasa ini sekian Lama. Namun ternyata? Tidak Ada kemajuan yang berarti.

Aku memang memalukan. Tidak sama dengan yang lainnya. Yang mempunyai wajah mempesona. Aku biasa saja. Tapi apakah cinta harus merubah diriku sendiri? Apakah cinta harus pakai logika yang kadang menyakitkan?

Hai cinta, tolonglah Jawab. Apakah aku masih harus menunggunya? Apakah seluruh hidupku harus dihabiskan dengan menunggunya? Aku Akan mati rasa. Sakit. Sampai kapan semua ini akan berlangsung?  Apakah ia mencintaiku juga? Hh.. Cinta. Perjelaslah semua ini.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template