Friday, October 5, 2012

Close #1 (prolog)

Bolehkah aku membicarakan tiga tahun ini? Ini tiga tahun yang sangat berkesan. Aku tak tau harus mulai Dari mana untuk menceritakannya. Semua begitu cepat berlalu. Meninggalkan ingatan yang jelas membekas. Meninggalkan cerita yang tak pernah terulang lagi.


Disinilah aku berada. Melihatmu menggunakan tuxedo Dari jauh. Berbicara dengan beberapa temanmu. Kau tampak sangat nyaman. Aku pun begitu. Tak dapat ku pungkiri, ini adalah perpisahan Kita. Dan disinilah Kita. Di aula sekolah yang di penuhi banyak siswa siswi yang datang bersama kerabat,orang tua,wali Dan lain lain. Ratusan orang mungkin memenuhi aula ini. Namun mata ku seolah Hanya menatap satu titik Fokus, kamu. Semua orang Terasa Hanya bayangan blur yang tak mengalihkan objek ku padamu.
Dan saat kau menoleh, Dunia ku Terasa berhenti. Kini orang Orang disekitar aku Dan kamu bukan Hanya blur lagi. Melainkan menghilang. Dunia Seakan terpaut padamu. Namun ironisnya itu Hanya berlangsung beberapa detik. Sebelum senyum mu menyadarkanku. Jika aku punya sayap, aku ingin menerobos masuk ke dalam atap diatas kepalaku. Dan berputar putar diatas awan. Aku terlalu bahagia. Namun aku Sadar, aku harus segera membalas senyummu. Jadi aku tersenyum. Lalu kau mengalihkan pandanganmu kepadanya. Seseorang yang mendapatkan kunci hatimu. Seseorang yang sangat beruntung. Saat itu juga aku sadar. Aku bermimpi terlalu jauh. Meskipun semuanya sudah jelas Dari awal. Aku tak bisa memilikimu. Aku Hanya seseorang yang tak pernah kau anggap Lebih.  Aku Hanya berharap hati ku masih bisa Bernafas. Aku Hanya berharap aku tiba tiba menjadi sangat Pinter untuk menata kembali hati ku.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template