Kini aku mengerti. Bagaimana rasanya mencintai tapi tak dicintai. Kini aku mengerti cinta bertepuk sebelah tangan. Kini aku mengerti rasa sakit ini. Ini begitu menusuk ku. Teman mu mengatakan padaku, kau menyukai seorang gadis bernama "Ellie" benarkah? Mungkin aku hanya menjawab 'oh' namun aku sadar, aku tak dapat membohongi perasaan sakit ku. Aku kecewa aku sedih. Kau tak menyukai ku. Aku kini tak bisa menyalahkanmu. Aku sakit. Aku tak tau aku harus bilang apa. Mungkin butiran air mata saja tak cukup untuk menghabisi rasa sakit ini. Ini menusuk ku begitu dalam. Betapa beruntungnya Ia yang mendapatkan hatimu. Betapa beruntungnya Ia yang mendapat kunci hatimu. Aku harap Ia bisa membuat mu bahagia. Aku harap Ellie bisa menjaga hatimu Ndri.
Hey Andri, mungkin kamu gak tau perasaan ku saat ini. Aku hanya berharap yang terbaik untuk mu. Sejujurnya aku sangat ingin berada di posisi nya, yang memegang kunci hatimu. Aku ingin menjadi dirinya yang kau sukai. Namun aku tetaplah aku. Bukan Ellie. Jika memang ini jalan takdirnya. Aku terima. Apa yang bisa ku lakukan untuk merubah? Tak ada. Goodbye happienss.
Tak dapat ku pungkiri kecewa ini. Aku ingin melampiaskan sakit ku. Tapi pada siapa? Kini aku bertanya tanya. Mengapa berat ungkapkan cinta? Padahal kau ada di Depan mataku. Namun kau jauh dari hatiku. Andri, mungkin memang ini jalannya ya? Aku harus mencintaimu tapi tak bisa memiliki hatimu. Mungkin memang ini jalan ku. Harus terus berhadapan dengan rasa sakit. Pada siapa aku harus bercerita? Hanya aku dan hatiku yang tau bagaimana sakitnya perasaan ini. Ini begitu berat...
Ndri, makasih buat selama ini. Kini setidaknya aku bersyukurlah aku tau hatimu. Jadi aku tidak perlu menunggu lama dengan ketidakpastian. Walaupun aku sakit. Aku akan mencoba untuk pergi. Menata kembali hatiku. Makasih Ndri.
Tuesday, October 23, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment