Bolehkah hatiku merasakan bahagia, saat aku membayangkan sesuatu yang bahagia? Ini begitu sulit. Di satu sisi aku ingin memimpikan semua ini. Namun aku Sadar aku bisa kapan saja terjatuh jika aku bermimpi terlalu tinggi Dan pada kenyataannya tak seperti yang ku impikan.
Sepertinya, dahulu sebelum aku mengenal cinta. Sebelum aku mengenal mu, Mimpi Terasa seperti keseharian yang sangat gampang ku lakukan. Dan kini, Sejak aku tau mencintai mu, bermimpi Dan membayangkan tentang kau, aku menjadi sangat takut bermimpi. Aku takut. Karena pada kenyataannya aku tak pernah terhubung komunikasi denganmu. Kau begitu jauh di mata ku. Namun aku tau hatiku dekat denganmu.
Satu senyummu yang sebenarnya bukan untukku saja bisa merubah hariku. Aku mungkin terlalu mencintaimu. Namun inilah kenyataannya. Aku sangat sangat mencintaimu.
Aku tak peduli apa kata orang. Aku Hanya bisa mendengarkan hatiku. Cinta memang buta. Aku Setuju.
Tapi lagi lagi aku Sadar. Kau sangat 'impossible' untuk ku dapatkan. Aku Dan kau tak pernah saling menyapa. Ini begitu rumit untukku. Tak Ada Alasan yang bisa ku jelaskan,mengapa aku menyayangimu. Namun aku bisa mencintaimu sebegitu dalam. Baik baik saja kah aku?
Tuhan, bisa kah beri aku sedikit kejelasan? Kepada siapa hatinya berlabuh. Buat aku tau. Agar aku tak menunggu terlalu lama. Jika memang hatinya bukan buatku, aku Akan perlahan Lahan membenahi hatiku.
Sejujurnya tuhan, aku sangat menginginkannya. Namun lagi lagi aku tak berani bermimpi untuk itu. Aku Hanya berani berdua, apa yang nanti Nya terjadi itu lah yang terbaik. Jika Aku Boleh menyebalkan Dan bermimpi, Kali ini saja. Aku Hanya berharap, hati mu bisa ku Miliki. Seperti kau yang menyimpan hatiku. Karena dengan itu, aku yakin aku bisa bahagia. Karena cinta adalah kebahagiaan
Monday, October 8, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment