Wednesday, July 23, 2014

Sakit

Betapa nikmatnya kasihmu tuhanku
Kini bernafas pun lelah rasanya
Kepalaku bagai di pukuli godam pilu
Mungkin kah aku kurang bersyukur atas nikmatmu?

Aku mengerti tuhan,
Sakit ini untuk menghapus dosa dosa ku yang terlampau banyak
Untuk setiap detik dan detak jantungku yang tebuang percuma
Untuk helaan nafasku yang tak berguna

Tuhan, namun ini sakit
Sakit yang menggores sesak di dada
Betapa nikmatnya setiap nafasku yang tak terbatas
Kini hanya perlahan, setiap nafasku menimbulkan nyeri di kepalaku


Sakit, aku sakit 
Aku tak berdaya 
Hanya engkau tuhan, satu satunya yang mengerti 
Hanya engkau tuhan, satu satunya teman yang paham akan sakitku

Karena ini sakitku, bukan mereka

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template