Wednesday, September 17, 2014

Hanya ingin mencintai

Kali ini aku sejujurnya tak tau harus menuliskan apa. Namun aku ingin menuliskan sesuatu. 
Bisakah seseorang mencintai tanpa embel embel yang lain? Aku mulai bertanya tanya. Mengapa mencintai saja terkadang tak cukup? Kenapa harus meminta lebih? Mengapa ingin lebih? Aku hanya ingin mencintainya. Dan sejujurnya, ia tak perlu tau.  Karena aku tak menginginkan adanya perubahan diantara aku dan dirinya. Sudah ku bilang bukan kalau aku ingin mencintanya saja? Karena jika dia tahu aku mencintainya, mungkin segalanya akan berbeda. Mungkin ada batas tak kasat mata diantara kita. Karena mau bagaimana pun, kita tak akan pernah bisa bersatu. Aku mencintainya, dan aku tak ingin membuka kenyataan yang akan menyakiti diriku sendiri.
Coba kau bayangkan, betapa sakitnya kau harus mencintai orang yang seharusnya tak kau cintai. Mencintai orang yang tak boleh kau miliki. Mencintai seseorang yang kau tahu akan menyakiti dirimu sendiri. Kau tahu nantinua kau akan sakit, namun kau menolak merasakan. 
Tuhan, aku tak tau bagaimana perasaan ini bisa tumbuh dengan cepat. Tapi tuhan, jika memang seharusnya tak ada apa apa diantara aku dan dia, bolehkah hanya mencintainya? Aku tau mencintainya menyakitiku, namun siapa pula yang bisa menolak perasaan? Semakin aku mengelak, semakin perasaan itu datang padaku

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template