Saturday, September 20, 2014

Semudah kau melepaskanku, Semudah itu perasaan berubah



Don't play with my heart. Because it's not a playground. And it's not a game that u can play. 

Semudah itukah kamu mengucapkan perpisahan waktu itu? Tanpa mau mendengar apa yang seharusnya kukatakan, kau memutuskannya sendiri. Kini aku sudah banyak belajar, mencoba untuk ikhlas saat kau menjatuhkan ego ku habis habisan. 
Lalu tiba tiba kau kembali dan memintaku kembali ke pelukanmu. Semudah itukah kau meminta? Atau semudah itu juga aku luluh?
Aku tidak ingin kembali ke pelukan orang yang telah membuangku. Aku tak bisa kembali bersama dengan orang yang tak mau memperjuangkanku. Aku tak ingin bersama orang yang dengan mudah melepaskanku, lalu dengan mudahnya juga memintaku kembali. Kamu kira aku mainan? 
Namun sayangnya aku memang masih menyayangimu. Tapi aku tak tau, apakah aku masih bisa menerima mu kembali atau tidak. Kau telah banyak menyakitiku.  Apakah kau berhak mendapat kesempatan kedua? Namun bagaimana jika di kesempatan kedua nanti kau membuangku lagi? Kau membiarkanku pergi lagi? Aku tak mau. Aku ingin seseorang yang akan memperjuangkanku. Aku ingin seseorang yang takut akan kehilangan diriku.

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template