Wednesday, March 28, 2018

Pass the moment

 Kini aku tiba pada sebuah momen dimana aku sangat-sangat bersyukur pada waktu yang berjalan dan semakin menghimpit.
Seringkali kita terlalu terlena dengan momen hingga lupa untuk mengabadikannya. Bukan, bukan karena tidak mau sejenak mengambil foto dari hp yang tersimpan di tas, atau membuka instagram hanya sekedar untuk snapgram. Kini aku sampai di sebuah titik yang menyadarkanku. Bahwa tak selamanya harus di update ke sosial media. Tidak semua orang harus tau.
Bukannya aku tidak bangga, justru aku malah bangga, saat aku dan kamu sibuk dengan pembicaraan kita berdua hingga tenggelam di dalam percakapan kita sendiri.
Sejenak tanpa gadget, tanpa hal-hal yang mengganggu lainnya.

Dunia serasa milik berdua.
tak peduli apa yang dilakukan orang di luar sana, tak peduli juga orang lain akan melihatnya seperti apa. Asal ada kamu, aku bahagia.

Seringkali aku sudah meniatkan diri untuk berfoto bersama mu. Atau sekedar satu atau dua foto saja untuk mengenang hari itu. Karena buatku, tiap pertemuan denganmu selalu berkesan. Selalu ada cerita untuk kita berdua. Selalu ada rindu yang tertahan karena kesibukan yang sama padatnya diantara kita berdua.

Kini aku paham,
bahwa waktu adalah segalanya untuk kita. Dan ini adalah cara aku dan kamu menghargai sang waktu yang telah bersusah payah memberikan momennya untuk kita. Bahwa kita berdua sama sama bahagia dengan kehadiran satu sama lain. Bersyukur bahwa kita berdua masih memiliki waktu ini, dan momen ini.

Dan aku bahagia pada akhirnya aku sampai di titik ini.
Karena denganmu, semuanya cukup untuk membuatku bahagia.


Yogyakarta, 28 Maret 2018

0 comments:

Post a Comment

 
P.s this is what I've been Thinking... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template