Ada ruang yang kosong di hati
Ada pula jemari yg berdebu lama tak ditambat
Ada raga yang merindu
Dan ada hati yang merana
Perlahan kosong itu mulai menganga lebar
Terasa di setiap hela nafas
Lalu aku mulai meratapi nya dalam diam
Mengkhidmatkan diri pada tiap kerinduan yang menyanyikan kenangannya
namun siapa sangka, tuhan mempunyai jadwal yang lebih baik
Tuhan merencanakan yang lebih indah
Lebih dari sekedar hanya kekosongan semata
Bahagia yang bukan hanya sekedari di angan
Tuhan tau disaat aku membutuhkan jawaban
Tuhan tau disaat aku tak mampu lagi untuk menahan rindu
Dalam rindu asa pun aku meradang
Dalam bahagia yang tak tersirat
Dia adalah bentuk bahagiaku
Dia adalah rasa yang tak pernah mampu terlaksanakan
Dia bahagiaku dalam rindu
Tuhan terimakasih
Walau hanya dalam sekejap mata
Walau hanya dalam satu helaan nafas
Walau hanya ala kadarnya
Dia lebih dari cukup untukku
Tuhan aku mencintainya
Sangat menyayanginya
Hingga aku tak tau lagi bagaimana lagi harus menunjukkannya
Tapi aku bersyukur atasnya tuhan
Terimakasih untuk satu malam yang menentramkan ku ditengah gundah gulana

0 comments:
Post a Comment