
Salahkah aku jika menginginkan kebahagiaan walau hanya ilusi belaka?
salahkah aku jika menginginkannya denganku, padahal ia telah menjadi miliknya
salahkan aku jika masih terus terusan mengharapkannya?
aku tidak ingin ilusi ini menelanku
menenggelamkanku dalam kelabu, abu abu yang tidak pasti
membutakanku mana yang putih dan mana yang hitam
yang kulihat hanya ilusi abu abu
aku tidak pernah mau menjadi lilin, yang hanya mampu menerangi yang lain, namun menghancurkan dirinya sendiri. aku tidak mau menjadi abu yang terbakar dengan sia sia. aku tidak mau menjadi seseorang yang kau cari saat sepi mu, orang yang kau cari saat dirinya pergi meninggalkanmu.
Ya, aku memang akan selalu disini untukmu. Aku akan selalu disini menunggumu, namun bukan berarti aku bisa menerimamu selalu saat kau miliknya.
kau tau aku selalu mencintamu, bukan?
kau tau aku selalu disini untuk mendengar keluh kesahmu?
kau tau aku tak akan pernah bisa menolakmu.
namun tolong hargai aku, jangan kira aku tak punya hati untuk di jaga
Jangan kira aku semurah itu.
aku melakukan ini untukmu, karena orang itu adalah kamu. Orang yang sangat berharga dalam hidupku.
Jadi tolong, lindungi aku dari perkataan buruk orang orang.
aku pun tak mau dianggap merusak hubungan mu dengannya.
aku tak mau menjadi orang ketiga.
aku bukan perempuan seperti itu
dan aku tidak akan pernah seperti itu
karena aku tau, bagaimana rasanya ditinggalkan demi yang lain
karena aku tau, bagaimana rasanya melihat orang yang kucintai bersama orang lain
dan karena aku paham betul, bagaimana rasanya di duakan.
Jadi tolong jangan buat aku bahagia dalam ilusi belaka ini
jangan buat aku menginginkan hal yang tak sepantasnya aku doakan
jangan biarkan aku menginginkanmu lebih dari ini
karena aku mencintaimu sewajarnya,
karena aku mencintaimu, dengan caraku.
0 comments:
Post a Comment